Patrolisidaknews
Lombok Timur —19 mei 2026 Di tengah mahalnya biaya pendidikan saat ini, Pondok Pesantren Jamiluddin Kalijaga Timur hadir membawa harapan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan piatu.
Pendiri pondok pesantren dengan penuh keikhlasan membuka kesempatan belajar tanpa pemungutan biaya dalam bentuk apa pun.
Program penerimaan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027 ini mendapat perhatian masyarakat karena seluruh pembiayaan pendidikan diberikan secara gratis bagi santri yang ingin menuntut ilmu agama maupun pendidikan umum.
Pendiri Pondok Pesantren Jamiluddin Kalijaga Timur menyampaikan bahwa niat utama berdirinya pondok ini adalah membantu anak-anak yang memiliki semangat sekolah namun terkendala biaya.
“Kalau anak yatim dan piatu, insyaallah kami yang menggantikan orang tuanya. Semua pembiayaan gratis, asalkan mau sekolah dan sungguh-sungguh menuntut ilmu,” ungkap beliau penuh haru.
Selain pendidikan agama, pondok pesantren ini juga membina karakter, akhlak, serta kedisiplinan santri agar menjadi generasi yang beriman, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Langkah mulia ini pun menuai apresiasi dari warga sekitar.
Banyak masyarakat menilai keberadaan pondok pesantren tersebut menjadi cahaya harapan bagi keluarga kurang mampu yang ingin anaknya tetap mendapatkan pendidikan layak.
Dengan semangat kepedulian dan keikhlasan, Pondok Pesantren Jamiluddin Kalijaga Timur membuktikan bahwa pendidikan bisa menjadi jalan kebaikan untuk semua kalangan tanpa memandang keadaan ekonomi.
penulis jaswadi

0 Komentar