Kuningan ( Patrolisidaknews)
Pekerjaan pembangunan Jalan Usaha Tani ( JUT ) tahun anggaran 2025 lalu , disoal warga . Hal ini disampaikan Adi salah seorang warga yang juga ketua Forum Peduli Padamenak pada saat acara Musdesus tindak lanjut dugaan kasus asusila Kades Rk di Balai Desa Padamenak , Senin siang ( 6/4 ) . Adi menjelaskan kepada Sabara News , " Dalam musdesus kali ini , selain membahas permasalahan dugaan perjinahan kades R dan isteri bawahannya , juga akan membahas terkait anggaran desa yang tidak transparan dan mencurigakan " Ungkap Adi
Lebih jauh Adi menjelaskan , " Satu diantaranya yang akan kami pertanyakan ke pemdes Padamenak adalah dugaan penyimpangan dan kejanggalan dalam praktik pelaksanaan pekerjaan JUT Lingkar SMA Jalaksana, dimana antara RAB ( Rencana Anggaran dan Biaya ) dan belanja pelaksanaan pekerjaan ada ketidak sesuai-an . Misalnya didalam RAB ada belanja sewa alat mesin molen cor ( concrete mixer ) padahal kenyataannya alat tersebut adalah asset desa yang tidak harus disewa .Hal lainnya , dalam pekerjaan cor rabat beton badan jalan , ada belanja split , tapi pada pelaksanaannya tidak menggunakan split.
Dari hal itu , bisa ditarik kesimpulan adanya kecurangan pada pekerjaan JUT yang berdampak pada kekuatan struktural pada rabat beton jalan . Sehingga kualitas jalan sangat diragukan keandalan dan usia layanannya. Dan ini tentu berkaitan dengan belanja anggaran bahan dan alat ? Dikemanakan uangnya ? "Tanya Adi menutup pembicaraan
( trisno )

0 Komentar