Kuningan(Patrolisidaknews)
Warga Desa kalimati Kec. Japara Kab. Kuningan keluhkan jalan mungkal Hawu sampai tanjakan rumpil Desa kalimati yang rusak parah akibat aktifitas tebangan perhutani. Padahal jalan tersebut awalnya sudah di perbaikileh masyarakat dengan cara penambalan jalan yang berlubang dari hasil swadaya masyarakat yang di kerjakan sekitar bulan Juli 2025, yang menghabiskan anggaran 10 JT lebih. Akan tetapi jalan yang tadinya sudah di perbaiki oleh masyarakat skarang jadi rusak parah akibat lalu lalang mobil angkutan kayu jati milik perrhutani.
Kepala Desa Kalimati Hasan membenarkan bahwa jalan tersebut rusak akibat aktifitas mobil pengangkut kayu jati milik perhutani,Rabu (01/03/2026). Dan Kepala Desa juga membenarkan kalo jalan yang rusak tersebut hasil swadaya masyarakat untuk perbaikan penambalan nya.
Pihak perhutani belum pernah mendatangi pihak desa perhutani untuk membicarakan perbaikan jalan yang rusak akibat kegiatan penebangan. Padahal jalan tersebut adalah akses utama masyarakat untuk melakukan aktifitas mobilitas sehari - hari.
Masyarakat Desa Klimati berharap agar pihak perhutani ada kontribusi untuk membantu perbaikan jalan yang rusak akibat aktivitas tebangan perhutani di wilayah Kalimati.
Asper BKPH Waled ketika kami konfirmasi terkait rusaknya jalan Desa Kalimati, tidak ada tanggapan.
Ketua satgas FRIC. Kabupaten Kuningan maman, sangat menyayangkan Pihak BKPH Waled karena mengindari wartawan ketika akan di konfirmasi dan saling lempar tanggung jawab. " saya berharap kepada pihak perhutani agar pihaknya dapat segera ikut memperbaiki jalan yang rusak akibat engkutan truk perhutani" ujarnya ( Tim)


0 Komentar