Hot Posts

6/recent/ticker-posts

GIBAS Kota Bogor Ultimatum" Umar Jagad Desak Walikota Bogor Copot Kursi Kadispora

 


Patrolisidaknews

Kota Bogor, —Gelombang ketidak puasan terhadap kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor mencapai puncaknya. Ketua Organisasi Kemasyarakatan GIBAS Kota Bogor, Umar Jagad, secara resmi melayangkan tuntutan keras agar Walikota Bogor segera mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dari jabatannya, Kamis (9/4/2026).


Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Umar Jagad menyoroti sederet persoalan krusial dalam pembangunan infrastruktur olahraga yang dinilai sarat akan kegagalan manajemen. Proyek-proyek strategis seperti revitalisasi Mila Kencana, perbaikan Indoor A GOR Pajajaran, hingga pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara kini berada di bawah mikroskop kritik publik akibat kualitas pengerjaan yang dianggap jauh dari harapan.


"Kami tidak sedang mencari kesalahan, tapi kesalahan itu terpampang nyata di depan mata rakyat. Fasilitas olahraga yang seharusnya menjadi kebanggaan, justru menjadi monumen ketidakbecusan," tegas Umar Jagad saat ditemui di markas GIBAS Kota Bogor.



Ketegasan GIBAS tidak hanya berhenti pada pernyataan lisan. Dalam waktu dekat, massa dalam jumlah besar dilaporkan akan mengepung Balai Kota Bogor untuk menggelar aksi damai guna memastikan tuntutan ini didengar langsung oleh pemangku kebijakan tertinggi di Kota Hujan.



"Kadispora harus tahu diri. Jika proyek-proyek vital seperti Mila Kencana dan GOM Bogor Utara saja bermasalah, itu bukan lagi kendala teknis, tapi kegagalan kepemimpinan. Jangan jadikan Dispora sebagai tempat parkir pejabat yang tidak kompeten. Kami tidak butuh alasan, rakyat butuh bukti fisik yang berkualitas, bukan janji-janji manis di atas kertas proyek yang retak!"



"Saya mendesak Walikota Bogor." Segera copot Kadispora! Jangan pertahankan pejabat yang menjadi beban bagi visi Bogor sebagai 'City of Sport'. Mempertahankan beliau sama saja dengan membiarkan uang rakyat menguap dalam pembangunan yang asal-asalan. Bogor butuh pemimpin dinas yang punya integritas dan nyali untuk mengawasi kontraktor, bukan yang hanya bisa duduk manis di balik meja."



"Kepada seluruh kader GIBAS dan masyarakat yang peduli pada marwah Kota Bogor, rapatkan barisan. Kita akan turun ke jalan dengan aksi damai. Kita akan tunjukkan bahwa rakyat tidak buta. Kita akan ketuk pintu Balai Kota dengan tertib namun penuh energi, menuntut keadilan atas fasilitas publik yang dikelola secara amatir. Jika jalur audiensi dianggap angin lalu, maka biarkan suara jalanan yang menjadi pengadilnya!"


Analisis Situasi

Pernyataan Umar Jagad


ini menandakan eskalasi ketegangan antara elemen masyarakat dengan birokrasi di Kota Bogor. Dengan membawa isu infrastruktur olahraga yang menyentuh kepentingan publik, GIBAS memposisikan diri sebagai kontrol sosial yang agresif terhadap dugaan malpraktik administratif di tubuh Dispora.


Kini, bola panas berada di tangan Walikota Bogor."tetap mempertahankan susunan kabinetnya atau melakukan pembersihan demi meredam gejolak massa yang kian membesar."

Posting Komentar

0 Komentar