Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Mekanisasi Alsintan Jadi Solusi Persoalan Pertanian Di Kuningan

  


Kuningan ( Patroli Sidak News)     Setelah vakum selama enam tahun Hari Krida Pertanian (HKP) tidak diperingati ( terakhir pada tahun 2019 ) , momentum HKP kembali diselenggarakan di lapang sepak bola Desa Gunungkeling , Kuningan.

       Kadis Pertanian Kuningan Wahyu Hidayah menyampaikan , " HKP merupakan refleksi dan penghargaan kepada para petani , penggiat pertanian dan semua yang berkontribusi terhadap pertanian. Mereka semua penjaga pangan , kalau tidak ada mereka persoalan ketiadaan pangan mungkin akan terjadi . Untuk itu , Pemerintah melalui kementrian pertanian dan pemerintah daerah , memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para petani, kepada lembaga berbasis pertanian dan para penggiat sektor pertanian." begitu dikatakan Wahyu.

    Bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah pusat untuk sektor pertanian di Kuningan, ditambahkan Wahyu , "Tahun ini, sudah 10 milyar lebih anggaran bidang pertanian yang digelontorkan ke Kuningan. Bentuk bantuan diantaranya berupa alsintan dan sarana prasarana pendukung pertanian."

     Peringatan HKP ke -54 yang diperingati setiap tanggal 21 Juni , di Kabupaten Kuningan mengangkat tema "Melalui HKP kita jaga tradisi , kembangkan inovasi untuk ketahanan pangan Kuningan" . 

     Menggeliatkan atmosfir HKP , ada beberapa agenda digelar seperti Gerakan Panagm Murah ( GPM ), berbagai perlombaaan antar UPTD Pertanian , juga stan pameran produk unggulan hasil pertanian daerah. 

   


  Untuk menjawab problema sektor pertanian , dibutuhkan Inovasi pertanian modern dan keterlibatan langsung petani milenial .Penerapan teknologi modern dan metode baru untuk meningkatkan produksi pertanian dengan melakukan efisiensi, peningkatan produktivitas dan berkelanjutan sektor pangan . Dampak iklim , jenis tanah , komoditas tanam dan sektor pendukung seperti ketersediaan air dan pupuk tidak lepas menjadi perhatian dinas pertanian yang harus diinformasikan kepada para petani.

     Menjawab dari persoalan pertanian yang setiap tahun terus menghantui , yaitu semakin tidak terkendalinya alih fungsi lahan pertanian ,kemampuan produksi lahan dan bertambahnya populasi jumlah penduduk.

     Dengan mekanisasi pertanian intervensi kemampuan produksi pertanian bisa ditingkatkan.Saat ini langkah mekanisasi pertanian sudah mulai bergerak di lahan-lahan pertanian. Penggunaaan alsintan mulai akrab dengan para petani . Bukan cuma traktor pengolah tanah , untuk memanen padipun alat mutakhir combine havester sudah mulai digunakan di lahan-lahan pertanian di Kuningan.

   Drone seharga mobil Pajero untuk pemetaan lahan, penyemprotan pupuk , pemantauan kesehatan tanaman dan antisipasi pemusnahan hama secara akurat mulai dilakukakan. Sayangnya pada acara HKP, atraksi cara kerja drone tidak bisa dilakukan. Menurut kabid Pangan Distan Kuningan Rohendi, drone tidak bisa dioprasikan di tempat-tempat yang rapat dengan bangunan. Harus di lokasi hamparan yang bebas bangunan tinggi.

( Didik s & M Trisno )

Posting Komentar

0 Komentar