Kuningan (Patrolisidaknews)
Inisiatif Forum Wartawan Desa ( Porwades ) menyelenggarakan turnamen catur tingkat SMP di Kabupaten Kuningan, dijelaskan Ketua Porwades Kuningan Suradi agar menjadi awal yg baik untuk perkembangan olahraga catur . Selain itu, Suradipun berharap moment ini menjadi inspirasi bagi lembaga organisasai jurnalis lainnya sebagai bentuk kewajiban dalam membantu pemerintah mencari atlit catur yang bisa mengangkat nama baik Kuningan di tingkat nasional. " Saya minta Dinas Pendidikan mau memfasilitasi dan membuka ruang agar olahraga Catur masuk dalam kurikulum sekolah sebagai kurikulum filosofi . Saya pun meminta , agar pemda mau menyisihkan dana CSR untuk pengembangan dan pembinnaan atlit catur ." begitu dikatakan Suaradi
Sementara Bupati Kuningan Dian Rahmat Yanuar yang berkesempatan membuka acara , mengapresiasi apa yang dilajukan Porwades.
Menurut Dian , catur merupakan olahraga yang penuh filosopi kehidupan. " Seorang pecatur , harus punya keberanian , cepat memutuskan dalam melangkah. Dan Analaginya , permainan catur merupakan gambaran perjalanan hidup dimana langkah dan keputusan pasti ada
konsekwensinya." begitu kata Dian
Sedangkan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia ( Percasi ) Kuningan Toni Kusumanto , berharap event yang digagas Porwades merupakan energi
kebangkitan catur di Kuningan. Seperti dikatakan Dian , Hal yang samapun diungkapkan Toni , dimana catur merupakan olahraga yang penuh Filosofi. Toni mengilustrasikan catur dalam tatanan pemerintahan, dimana masing-masing intrument seperti pion , bidak dan raja harus memposisikan perannya masing- masing. Tetapi tujuannya sama , yaitu kemenangan.
Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kuningan Tedi , saat dimintai tanggapannya
terkait usulan agar catur masuk dalam ruang kurikulum , Tedi menjelaskan " Itu bisa diusahakan, tetapi dalam kapasitas management talenta ( ekstra /in kurikuler) untuk pengenbangan nantinya bisa di OSN kan." kata Tedi
Dalam event Forwades Cup yang diselenggarakan RM Cibentang ,Sabtu (710) diikuti 86 peserta tingkat SMP dan MTS di Kuningan .Dihadiri Bupati Kuningan dan unsur perangkat Daerah. Dalam pertandingan ini digunakan aturan main swiss dimana format turnamen 5 babak dengan akumulasi waktu 10 menit.
Ketua Panpel Forwades Cup , Agus Bubur Salam , menyampaikan , kegiatan yang diselenggarakan ini bekerja sama dan difasilitasi Disdikbud memperebutkan piala dan tropy ." Kedepannya , mudah- mudahan olahraga catur nu matak 'menit ini ' terus berkembang. Menutup laporan Agus meminta baantuan kepada bupati soal costum Percasi yang sudah buluk diganti ,begitupun untuk meja catur yang labgsung direspon Bupati Dian, dengan memberi costum dan 50 papan catur standar internasional.Alahamdulillah,
( bopih )

0 Komentar