Kisruh PPPK Disinyalir Banyak Guru Siluman Aparat Hukum Periksa Kepala Sekolah Dan Operator sekolah

0


Madina,( P S N ) Patrolisidaknews.com Di balik kisruh sistem penilaian Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina)dalam seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2023, muncul persoalan lainnya, yaitu adanya dugaan guru siluman yang tidak pernah mengajar dan  pindah mengajar dari sekolah SMPN ke SDN dan ini terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina )untuk  masuk  lolos PPPK.


Hal ini  diketahui dari pengakuan beberapa kepala sekolah SMPN 

Dia mengungkapkan, oknum guru honor  tersebut pindah ke sekolah SDN untuk mendapatkan masuk Pormasi ke PPPK  untuk penerimaan 

penerimaan PPPK  2023 kemarin, mereka pindah mengajar di sekolah SD negeri berduyun duyun  tapi makhluknya tidak pernah mengajar disekolah tersebut dan dapodik merekapun langsung dimasukkan melalui sekolah tersebut.


Miri,ini sangat disayangkan  adanya permainan yang diduga terstruktur dan masif di lingkaran Dinas Pendidikan Kabupaten Madina, Pasalnya oknum guru honorer yang diduga siluman ini mendapat surat penugasan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Madina untuk mengajar di sekolah SDN.



Anehnya,dari hal Itu dari mana surat penugasan, Kok bisa ya, Sedangkan dia belum pernah mengajar disekolah tersebut, kok begitu mudah mendapatkannya. Sedangkan  yang sudah bertahun tahun mengajar susah payah. Itu yang seharusnya di pertanyakan.


Karena itu diharapkan kepada  Bupati Madina H .Ja'far Sukhairi Nasution dapat mengecek langsung ke sekolah-sekolah terpencil di bumi Gordang Sambilan.


“Agar guru yang mengajar ini tidak  terzalimi dan bupati silahkan cek. Dan mereka juga memindahkan Dapodik Guru Honor SMP ini ke SDN yang diduga  bekerjasama dengan Operator dari Dinas pendidikan Kabupaten dengan operator sekolah.



Menanggapi hal ini, dari hasil investigasi media ini,jelas sudah ada kecurangan untuk masuk ke formasi PPPK dan seharusnya pihak dinas pendidikan kabupaten Mandailing Natal ( Madina)melakukan cek and ricek dan  mengevaluasi secara internal terkaitit persoalan adanya dugaan guru honorer siluman yang mengajar di SDN.


“Kita akan tanyakan itu nanti. Tadi saya sampaikan juga, agar data guru siluman Honor SMPN  yang tiba tiba mengajar di SDN,padahal mereka sama sekali tidak pernah mengajar di sekolah tersebut dan inipun seharusnya diusut tuntas termasuk kepala sekolah dan operator sekolah yang telah membuat data bodong untuk memuluskan guru honor SMPN yang pindah Ke SDN.

TEAM RP(S.N)


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)